"Kami dalam waktu dekat akan membuat money changer di pulau-pulau terluar," kata Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu (13/8/2016).
Alasannya, tak lain adalah untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan uang rupiah saat bertransaksi di pulau-pulau terluar. Hal ini juga untuk mendukung kebijakan Bank Indonesia terkait kewajiban penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi di dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaannya sendiri, sambung dia, masih terus dimatangkan persiapannya. Saat ini pun BI mulai mengumpulkan asosiasi penukaran mata uang untuk membahas teknis pelaksanaan kebijakan ini nantinya.
"Kami tentu ingin secepatnya. Jadi dalam waktu dekat harapannya bisa segera diterapkan," pungkas dia.
(dna/ang)











































