Harga Minyak Anjlok, Wall Street Jeblok

Harga Minyak Anjlok, Wall Street Jeblok

Wahyu Daniel - detikFinance
Rabu, 14 Sep 2016 06:52 WIB
Harga Minyak Anjlok, Wall Street Jeblok
Foto: Ari Saputra
New York - Harga minyak turun tajam pada perdagangan Selasa. Kondisi ini membuat saham energi di bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), berguguran. Alhasil, Wall Street ditutup negatif.

Pada perdagangan Selasa, harga minyak jatuh 3%, setelah International Energy Agencies (IEA) dan OPEC menyatakan, pasokan minyak dunia akan terus berlimpah.

Selain itu, tiga pejabat Federal Reserve menyatakan belum perlunya kenaikan suku bunga acuan, kontras dengan komentar pejabat lain yang cukup agresif soal kenaikan suku bunga acuan di bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada ketidakpastian terkait kenaikan suku bunga acuan, dan investor tidak percaya terkait komentar dari para pejabat The Fed," kata Analis, Andrea Bakhor, dilansir dari Reuters, Rabu (14/9/2016).

Pada perdagangan Selasa (13/9/2016), indeks Dow Jones turun 1,41% ke 18.066,75. Indeks S&P 500 turun 1,48% ke 2.127,02. Sementara indeks Nasdaq turun 1,09% menjadi 5.155,26.

Saham Apple lompat 2,55%, dan menjadi salah satu saham yang bersinar. Sementara saham Freeport McMoRan anjlok 8,39%, setelah munculnya kesepakatan untuk menjual asetnya di Teluk Meksiko kepada Anadarko Petroleum. Beberapa analis menyebutkan kesepakatan US$ 2 miliar itu rendah.

Secara keseluruhan, ada 8,2 miliar lembar saham yang ditransaksikan. Di atas rata-rata transaksi harian, sebanyak 6,3 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads