Suksesnya tax amnesty periode pertama membuat IHSG melambung tinggi. Sejak tadi pagi, IHSG terus bergerak di teritori positif.
Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak menguat 39,056 poin (0,73%) ke 5.403,860. Sementara indeks LQ45 bergerak naik 9,839 poin (1,07%) ke 932.039.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengakhiri perdagangan sesi I, Senin (3/10/2016), IHSG ditutup melesat 55,486 poin (1,03%) ke 5.420,290. Sementara indeks LQ45 ditutup menguat 11,163 poin (1,21%) ke 933.363.
Seluruh sektor menguat. Sektor tambang memimpin penguatan indeks siang ini sebesar 2,54% disusul sektor aneka industri sebesar 2,28%.
Sebanyak 198 saham naik, 89 saham turun, dan 66 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 127.784 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 3,692 miliar saham senilai Rp 2,720 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 170,055 miliar.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indo Kordsa (BRAM) naik 1.400 poin (18,92%) ke Rp 8.800, Gudang Garam (GGRM) naik 1.400 poin (2,26%) ke Rp 63.400, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik 500 poin (2,88%) ke Rp 17.850, dan United Tractors (UNTR) naik 400 poin (2,26%) ke Rp 18.100.
Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Sumber Energi Andalan (ITMA) turun 130 poin (9,74%) ke Rp 1.205, Bumi Teknokultura Unggul (BTEK) turun 115 poin (9,79%) ke Rp 1.060, Bank Mayapada (MAYA) turun 100 poin (3,51%) ke Rp 2.750, dan Panin Sekuritas (PANS) turun 80 poin (2,06%) ke Rp 3.800.
Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 12.980 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.026.
Berikut kondisi bursa saham Asia siang ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 135,98 poin (0,83%) ke 16.585,82
- Indeks Hang Seng naik 340,35 poin (1,46%) ke 23.637,50
- Indeks Straits Times naik 0,07 poin (0,02%) ke 2.870,63











































