"Di tengah kredit yang moderasi cukup lama, kami lihat adanya perkembangan positif terkait penghimpunan dana di pasar modal, baik IPO, right issue, atau penerbitan obligasi," kata Muliaman di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/11/2016).
"Sepanjang 2016 penghimpunan dari pasar modal Rp 149,2 triliun dan ada on the process Rp 53,4 triliun. Kalau dijumlah sekitar Rp 200 triliun. Angka ini naik signifikan karena pada 2011-2015 rata-rata penghimpunan dana dari pasar modal hanya Rp 102 triliun," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terus sosialisasi kepada para pengusaha in size company untuk perkenalkan opsi pasar modal sebagai tempat untuk cari pendanaan. Kami bekerja sama dengan Kadin data perusahaan kelas menengah yang belum go public," ucap dia.
"Belakangan ini IHSG membaik, yield juga menurun, saya rasa waktunya cukup kondusif. Kalau kondisi kami optimalkan, maka pasar modal bisa jadi pelengkap untuk pembiayaan, terutama yang butuh pembiayaan jangka panjang," pungkas Muliaman. (hns/hns)











































