Dirut Jamsostek: Good Bye MTN

Dirut Jamsostek: Good Bye MTN

- detikFinance
Jumat, 08 Apr 2005 19:21 WIB
Jakarta - Direktur Utama PT Jamsostek Iwan P Pontjowinoto menyatakan, Jamsostek tidak akan menginvestasikan dananya melalui medium term note (MTM). Jamsostek akan mengutamakan investasinya melalui obligasi negara (SUN) kendati dengan yield yang rendah."Saya katakan good bye MTN . Biar perusahaan rating bagus menaikkan ratingnya kita tetap tidak akan tergoda," kata Iwan P Pontjowinoto kepada wartawan usai serah terima jabatan dengan dirut lama Jamsostek Ahmad Djunaidi di kantor Jamsostek Jalan gatot Subroto, Jakarta, Jumat (8/4/2005).Tidak dipilihnya MTN, kata Iwan, karena sebelumnya investasi melalui MTN banyak menemui masalah. "Kami sudah telusuri, ternyata banyak masalah. Kita sepakat tidak akan dalam bentuk MTN. Kita tidak mau karena masalahnya cukup banyak," katanya.Makanya investasi akan dilakukan melalui surat utang negara (SUN) lalu penempatan dana obligasi serta perbankan. "Untuk dana obligasi kita fokuskan ke BUMN sedangkan perbankan lewat deposito serta simpanan yang dijamin pemerintah," tandasnya.Ke depan, kata Iwan, Jamsostek akan mengembangkan kartu anggota yang dapat digunakan multifungsi. "Peserta akan punya kartu multi fungsi. Artinya semua pembayaran jaminan santunan ataupun klaim akan diberikan lewat bank dan dapat digunakan untuk ATM," katanya"Hal ini juga untuk menghindarkan kemungkinan godaan untuk penyelewengan karena langsung ke rekening peserta," katanya. Untuk mewujudkan hal ini, maka Jamsostek akan bekerjasama dengan perbankan untuk meningkatkan pelayanan motto tersebut. "Nantinya motto pelayananan Jamsostek akan sama dengan perbankan. Kita akan pakai infrastruktur perbankan dan nanti di bank ada counter Jamssostek," tegasnya.Pada bagian lain, Iwan juga membantah sejumlah pemberitaan kalau dirinya dipilih tidak melalui fit and propert test. "Saya sudah diwawancara oleh konsultan independen dan pejabat di Menneg BUMN. Pertengahan Desember sudah difit propert test. Kalau dibilang belum, saya juga bingung," ungkapnya. Bahkan kata, Iwan dari lima calon direksi lainnya yang diajukan oleh dirinya, semuanya tidak masuk. "Jujur saja jajaran direksi yang lima ini bukan yang saya ajukan. Tapi saya tidak pilih-pilih karena ini tugas negara," katanya. "Jadi kalau ada yangmeragukan silahkan saja, yang berhak menilai anda," tegasnya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads