Banyak pihak mempersepsikan pelemahan saham Garuda tersebut merupakan sentimen dari ditetapkannya eks Dirut Garuda, Emirsyah Satar, sebagai tersangka korupsi oleh KPK karena dugaan suap.
Namun demikian, Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menjelaskan faktor utama dari turunnya saham garuda bukan karena permasalahan yang menyeret nama bekas pejabat Garuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, ia juga tak memungkiri bila kasus tersebut juga pasti memiliki andil terhadap turunnya harga saham Garuda.
"Iya kalau dibilang tidak ada pengaruhnya, kan enggak mungkin juga ya. Pasti ada pengaruhnya, namun kan sentimen yang beredar itu kan hanya sentimen-sentimen sementara," kata dia.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat bahwa kondisi ini dinilai hanya sementara.
"Sewajarnya itu sementara, kecuali nanti ditemukan hal lain yang paling tidak bisa cukup merugikan perusahaan, kan masih belum tau," kata dia.
"Kita harus membuat investoe lebih cerdas, kalau disangkut pautkan begitu kan sama dengan kita cari alasan doang, kenyataanya kan enggak seperti itu," tuturnya.
Saham maskapai pelat merah itu sudah turun dalam beberapa hari terakhir. Hari ini sahamnya 106.022 lot sahamnya diperdagangkan 942 kali dengan nilai Rp 3,6 miliar.
(ang/ang)











































