Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini cenderung stagnan. Sejak pagi tadi Dolar AS berada di posisi Rp 13.350.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 12 poin (0,24%) ke level 5.363,87. Indeks LQ45 naik 2,2 poin (0,25%) ke 889,63.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesi pertama IHSG betah berada di zona hijau. IHSG ditutup menguat 15,89 poin (0,30%) ke 5.366,82. Indeks LQ45 naik 2,04 poin (0,23%) ke 889,44.
Delapan saham sektoral kompak mengalami penguatan dipimpin sektor pertambangan sebesar 1,15% di ikuti industri campuran sebesar 0,92%. Sektor industri dasar melemah 0,3% bersama sektor pertanian sebesar 0,07%.
Saham-saham yang masuk top gainers di antaranya adalah Roda Vivatex (RDTX) naik 1.900 poin (17,59%) ke Rp 12.700, United Tractors (UNTR) naik 575 poin (2,41%) ke Rp 24.450, Tambang Batubara (PTBA) naik 300 poin (2,81%) ke Rp 10.975 dan Resource Alam (KKGI) naik 200 poin (8,70%) ke Rp 2.500.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers diantaranya FKS Multi Agro (FISH) turun 930 poin (23,66%) ke Rp 3.000, Pelat Timah Nusantara (NIKL) turun 260 poin (8,90%) ke Rp 2.660, Prodia Widyahusada (PRDA) turun 200 poin (3,70%) ke Rp 5.200 dan AKR Corporindo (AKRA) turun 175 poin (2,72%) ke Rp 6.250.
Bursa-bursa regional bergerak mix pada perdagangan pagi ini. Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 naik 21,730 poin (0,11%) ke level 19.161,33.
- Indeks Hang Seng naik 76,029 poin (0,32%) ke level 24.109,77.
- Indeks Komposit Shanghai menguat 22,440 poin (0,70%) ke level 3.224,520.
- Indeks Straits Times melemah tipis 2,360 poin (0,08%) ke level 3.105,290.











































