Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 0,175 poin (0,01%) ke level 5.393,939 lalu pelan-pelan melemah. Investor masih menanti kepastian The Federal Reserve (The Fed) mengenai kenaikan suku bunga.
Indeks tidak berlama-lama di teritori positif. Setelah naik tipis, IHSG langsung terjun ke zona merah akibat terkena aksi jual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rentang pergerakan IHSG hingga siang ini sangat tipis. Posisinya tertinggi ada di 5.399,221, sementara terendahnya di 5.386,997.
Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 181.598 kali dengan volume 5,187 miliar lembar saham senilai Rp 2,412 triliun. Sebanyak 113 saham naik, 164 turun, dan 115 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia hingga siang ini rata-rata masih bergerak melemah. Hanya pasar saham Jepang yang bisa masuk ke zona hijau.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga siang ini:
- Indeks Nikkei 225 menguat 57,83 poin (0,30%) ke level 19.311,86.
- Indeks Hang Seng berkurang 233,16 poin (0,98%) ke level 23.549,11.
- Indeks Komposit Shanghai turun 27,51 poin (0,85%) ke level 3.213,16.
- Indeks Straits Times melemah 21,64 poin (0,69%) ke level 3.123,65.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 300 ke Rp 42.125, Siloam (SILO) turun Rp 250 ke Rp 12.750, Indocement (INTP) turun Rp 125 ke Rp 15.275, dan Lion Metal (LION) turun Rp 110 ke Rp 800. (ang/hns)











































