Seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin (13/3/2017), naiknya laba bersih perusahaan didorong oleh pendapatan bersih yang juga tumbuh 40,15% menjadi US$ 1,93 miliar dari sebelumnya US$ 1,37 miliar.
Omzet naik berkat penjualan produk yang naik 64% dari 1.233 kilo ton (KT) menjadi 2.024 KT dengan kapasitas produksi yang lebih tinggi 43% setelah ekspansi Cracker yang selesai pada 2015 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini mencerminkan margin petrokimia yang kuat, utilisasi pabrik yang lebih baik dan optimalisasi portofolio produk. (ang/dnl)











































