Follow detikFinance
Kamis 20 Apr 2017, 12:38 WIB

Sesi I

Gagal Bertahan di Zona Hijau, IHSG Turun 5 Poin

Dana Aditiasari - detikFinance
Gagal Bertahan di Zona Hijau, IHSG Turun 5 Poin Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal bertahan di zona positif. Bergerak fluktuatif, IHSG berakhir di zona merah pada posisi 5.600. Investor masih pelit belanja menunggu kepastian program Gubernur DKI terpilih.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini menguat. Dolar AS berada di posisi Rp 13.390 dibandingkan posisi sore pekan lalu Rp 13.295.

Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 3,375 poin (0,06%) ke level 5.609,892. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,848 poin (0,09%) ke level 924,843.

Mengawali perdagangan, Kamis (20/4/2017), IHSG bertambah 3,928 poin (0,07%) ke level 5.610,445. Indeks LQ45 tumbuh 0,400 poin (0,04%) ke level 924,395.

Dana asing masih terus masuk ke lantai bursa. Investor masih wait and see pasca pilkada DKI kemarin yang baru saja selesai.

Berlanjut pada siang hari, IHSG tampak bergerak fluktuatif sebelum akhirnya ditutup di zona merah. IHSG berkurang 5,685 poin (0,10%) ke 5.600,832. Indeks LQ45 berkurang 0,623 poin (0,07%) ke 923,372.

Pelemahan IHSG justru terjadi di tengah bursa-bursa Asia siang ini yang masih bisa menguat di tengah koreksi pasar saham global. Pasar saham Hong Kong naik paling tinggi.

Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 57,12 poin (0,31%) ke level 18.489,32.
  • Indeks Hang Seng menguat 108,88 poin (0,46%) ke level 23.934,77.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 2,33 poin (0,07%) ke level 3.173,02.
  • Indeks Straits Times menanjak 9,25 poin (0,30%) ke level 3.135,53.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers, di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM) naik Rp 1.800 ke Rp 10.800, Jembo Cable (JECC) naik Rp 475 ke Rp 6.300, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 350 ke Rp 17.275 dan Asuransi Dayin (ASDM) naik Rp 260 ke Rp 1.300.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers, di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.300 ke Rp 63.600, Graha Layar Prima (BLTZ) turun Rp 600 ke Rp 10.000, United Tractors (UNTR) turun Rp 450 ke Rp 27.400 dan Siloam International (SILO) turun Rp 250 ke Rp 13.350. (dna/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed