Bisnis sevel diketahui tengah menurun. Dalam dua tahun terakhir menderita kerugian yang cukup besar sampai berujung pada akuisisi oleh PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) dari PT Modern Internasional Tbk.
Akuisi tersebut menurut Darmin menunjukkan potensi ritel di dalam negeri sangat besar. Meskipun ada beberapa langkah bisnis yang perlu dievaluasi agar tidak turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Nasib Buruk Sevel di Tengah Ketatnya Pertarungan Waralaba
Besarnya potensi merupakan dampak dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa. Apalagi kelas menengah penduduk Indonesia terus tumbuh.
"Intinya adalah ini semua adalah kombinasinya, kita ingin transformasi struktural berjalan dengan kualitas terbaik," terang Darmin.
Baca juga: Kesalahan Sevel: Diam Saat Dicontek Kompetitor (mkj/mkj)











































