Cerita Darmin Soal Bisnis Sevel dan Akuisisi Charoen Pokphand

Cerita Darmin Soal Bisnis Sevel dan Akuisisi Charoen Pokphand

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Kamis, 27 Apr 2017 12:45 WIB
Cerita Darmin Soal Bisnis Sevel dan Akuisisi Charoen Pokphand
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menko Perekonomian Darmin Nasution turut menyaksikan perkembangan bisnis ritel di dalam negeri, seperti 7-eleven alias sevel. Darmin pun angkat bicara terkait persoalan yang dihadapi oleh sevel.

Bisnis sevel diketahui tengah menurun. Dalam dua tahun terakhir menderita kerugian yang cukup besar sampai berujung pada akuisisi oleh PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI) dari PT Modern Internasional Tbk.

Akuisi tersebut menurut Darmin menunjukkan potensi ritel di dalam negeri sangat besar. Meskipun ada beberapa langkah bisnis yang perlu dievaluasi agar tidak turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang sevel dibeli pula oleh konglomerat. Bisnis ritel modern kita adalah salah satu perkembangan yang paling cepat di dunia. Luar biasa sekali," ungkapnya di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis (27/4/2017).

Baca juga: Nasib Buruk Sevel di Tengah Ketatnya Pertarungan Waralaba

Besarnya potensi merupakan dampak dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa. Apalagi kelas menengah penduduk Indonesia terus tumbuh.

"Intinya adalah ini semua adalah kombinasinya, kita ingin transformasi struktural berjalan dengan kualitas terbaik," terang Darmin.

Baca juga: Kesalahan Sevel: Diam Saat Dicontek Kompetitor (mkj/mkj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads