Siapkan Modal Rp 140 M, Produsen Air Minum Cleo Bangun 2 Pabrik

Siapkan Modal Rp 140 M, Produsen Air Minum Cleo Bangun 2 Pabrik

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 05 Mei 2017 11:18 WIB
Siapkan Modal Rp 140 M, Produsen Air Minum Cleo Bangun 2 Pabrik
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menjadi emiten baru kelima yang melakukan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) tahun ini. Perusahaan yang bergerak di sektor consumer goods ini mendapatkan dana segar hasil IPO sebesar Rp 51,75 miliar.

Direktur Keuangan Lukas Setio Wongso mengatakan, dana hasil IPO tersebut sebagian besar akan dimasukkan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini. Adapun penganggaran capex Sariguna Primatirta tahun ini sebesar Rp 140 miliar.

"Capex tahun ini kami proyeksikan Rp 140 miliar. Untuk pendanaannya hasil IPO sudah pasti, sisanya akan kami danai dari kas internal," tuturnya di Gedung BEI Jakarta, Jumat (5/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Capex tersebut akan menunjang rencana perseroan untuk membangun dua pabrik air minum Cleo yang baru di Ungaran, Jawa Tengah dan Kendari Sulawesi Tenggara. Untuk pembangunan pabrik di Ungaran diperkirakan beroperasi pada Mei 2017, sementara pabrik di Kendari pada Juni 2017.

"Rata-rata (investasi) untuk satu pabrik sekitar Rp 10-20 miliar," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana mulai memproduksi panganan snack dan biskuit melalui anak usahanya. Saat ini pabrik biskuit milik anak usahanya yang berlokasi di Cilegon itu sudah terinstal dan siap beroperasi pada Juni 2017.

Dengan persiapan ekspansi tersebut, Sariguna Primatirta yakin bisa meraup penjualan hingga akhir tahun sebesar Rp 751 miliar dan menetapkan target laba bersih sebesar Rp 47 miliar.

"Sampai Desember 2016 penjualan kita naik dari posisi Oktober sekitar Rp 524 miliar, dengan laba komprehensif sebesar Rp 39 miliar. Kemudian untuk penjualan kuartal kami mendapat sebesar Rp 139 miliar naik 20% total dari kuartal tahun 2016. Laba kuartal I-2017 kita masih dalam proses pengolahan," tandasnya. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads