Direktur INDF Thomas Tjhie mengatakan, pihaknya tahun ini menyiapkan capex sebesar Rp 9,1 triliun. Capex tersebut terbagi untuk entitas anak usahnya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) sebesar Rp 4,6 triliun.
Lalu, untuk segmen usaha Bogasari dan Agribisnis akan mendapatkan jatah masing-masing Rp 2 triliun. Sedangkan sisinya Rp 500 miliar untuk segmen distribusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk sumber dana capex kata Thomas akan berasal dari dana internal dan pinjaman. Namun dia masih merahasiakan porsi keduanya.
Untuk tahun ini, pihaknya yakni kinerja keuangan akan bertumbuh. Untuk INDF pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10-12%. Adapun perolehan pendapatan perseroan di 2016 sebesar Rp 66,75 triliun.
Sementara untuk ICBP pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 8-12%. Target pertumbuhan tersebut juga diharapkan disumbangkan dari moment buan puasa dan Lebaran tahun ini, meskipun tidak begitu besar.
"Pada musim Lebaran biasanya kita ada peningkatan stok, karena ada beberapa produk kategori ada kenaikan. Ada libur cuti Lebaran, jadi awalnya kita build up stock," tukasnya.
(ang/ang)











































