Direktur Utama Hartadinata Abadi Sandra Sunanto mengatakan, harga saham awal HRTA di patok pada level Rp 300 per lembar saham. Adapun total saham yang dilepas sebanyak 1.105.262.400 lembar saham atau sebanyak 24% dari jumlah modal yang disetor setelah IPO (initial public offering).
"Kami yakin saham HRTA dinilai dengan wajar untuk mengakomodasi minat investor," di Gedung Bank Mandiri cabang Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (13/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu separuh lagi akan digunakan untuk modal kerja dengan rincian 42% untuk pembelian bahan baku, 6% untuk peremajaan dan pembelian mesin peralatan dan 2% untuk aplikasi sistem e-commerce.
"Melalui IPO ini, kami menjadi pionir di industri manufaktur dan perdagangan perhiasan emas dalam hal keterbukaan dan transparansi," imbuhnya.
Proses IPO ini juga telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 12 Juni. Rencananya jadwal pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 21 Juni 2017. (ang/ang)











































