Follow detikFinance
Jumat 14 Jul 2017, 15:01 WIB

7-Eleven Akui Terlalu Banyak Buka Cabang di Awal-awal

Danang Sugianto - detikFinance
7-Eleven Akui Terlalu Banyak Buka Cabang di Awal-awal Foto: Eduardo Simorangkir
FOKUS BERITA 7-Eleven Tutup
Jakarta - PT Modern Sevel Indonesia (MSI) sudah menyerah dalam mengembangkan jaringan convenience store 7-Eleven (Sevel) di Indonesia. Ada beberapa faktor yang menyebabkan anak usaha dari PT Modern Internasional Tbk (MDRN) ini menyerah.

Direktur Keuangan Modern Internasional Chandra Wijaya mengatakan, perseroan menyadari bahwa keputusan penutupan seluruh gerai Sevel merupakan bagian dari suatu risiko bisnis yang harus ditanggung. Salah satu penyebab dari risiko ini adalah karena terlalu agresif dan bernafsunya MSI dalam mengembangkan Sevel di tahun-tahun pertama.

"Perseroan mendapatkan pembelajaran bahwa ekspansi gerai 7-Eleven dilakukan terlalu cepat di awal. Sebagian besar kebutuhan ekspansi tersebut dibiayai oleh pinjaman, kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman yang signifikan menggangu modal kerja yang dapat digunakan untuk operasi bisnis 7-Eleven," ujarnya dalam acara Public Exposes Isidentil di Kantor Pusat Sevel, Jakarta, Jumat (14/7/2017).

Menurut Chandra karena terlalu agresif membuka cabang di awal membuat beban biaya operasi membengkak di laporan keuangan. Karena selain mengeluarkan biaya untuk tanah, perseroan juga menggelontorkan biaya untuk renovasi.

"Banyak biaya waktu awal kita operasi, sewa 5-10 tahun bayar di depan. Terus biaya renovasi juga. Investasi toko kita juga sangat besar karena kami mengikuti standar 7-Eleven Inc. Mereka sangat perhatikan mereka punya standar. Contoh seperti di toko dinding di tempat alat makanan harus food grade, bahwa dindingnya sangat memehuni standar keselamatan makan dan minuman," terangnya.

Sekadar informasi, MSI yang dulunya bernama PT Modern Putra Indonesia menandatangani LoI dengan 7-Eleven, Inc tepat pada 10 Maret 2008 di Dallas Texas, Amerika Serikat (AS).

Lalu pada 2009, MPI menindak lanjuti dengan menandatangan MoU master franchise dengan 7-Eleven. Di tahun yang sama perseroan membuka gerai pertama di Bulungan, Jakarta. Sejak saat itu ratusan gerai Sevel bermunculan.
(ang/ang)
FOKUS BERITA 7-Eleven Tutup
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed