Isu Perbankan dan Wall Street Jatuhkan IHSG 14,08 Poin

Isu Perbankan dan Wall Street Jatuhkan IHSG 14,08 Poin

- detikFinance
Rabu, 11 Mei 2005 16:20 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (11/5/2005) kembali turun 14,080 poin pada level 1.057,077. Penurunan indeks yang kembali berlanjut karena melemahnya bursa regional setelah penurunan Wall Street dan juga isu negatif yang menerpa perbankan. Wall Street melemah setelah mencuatnya spekulasi tentang kemungkinan munculnya masalah dana lindung nilai atau hedge funds. Rumor itu muncul seiring dengan diturunkannya peringkat obligasi General Motor oleh Standard and Poor's ke status "junk". Indeks LQ 45 turun 3,566 poin pada level 229,436, JII turun 3,009 poin pada level 166,873, MBX turun 4,197 poin pada level 282,948 dan DBX turun 1,203 poin pada level 238,974. Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 12.274 kali pada volume 2.024.009 lot saham senilai Rp 949,697 miliar. Sebanyak 24 saham naik, 77 saham turun dan 260 saham stagnan.Saham-saham unggulan mendominasi posisi top loser seperti Gudang Garam turun Rp 600 menjadi Rp 13.400, Telkom turun Rp 150 menjadi Rp 4.450, Astra Internasional turun Rp 100 menjadi Rp 11.000, BRI turun Rp 50 menjadi Rp 2.800, Indosat turun Rp 50 menjadi Rp 4.750 dan Bank Mandiri turun Rp 40 menjadi Rp 1.660. Sedangkan saham yang naik harganya di top gainer antara lain PT Timah naik Rp 150 menjadi Rp 2.225, Indah Kiat Pulp and Paper naik Rp 20 menjadi Rp 1.340, Energi Mega Persada naik Rp 10 menjadi Rp 650, Pembangunan Jaya Ancol naik Rp 10 menjadi Rp 1.180, Astra Graphia naik Rp 5 menjadi Rp 390.Saham-saham perbankan seperti BRI dan Bank Mandiri pada hari ini melemah karena adanya isu negatif yang menerpa perseroan. Khusus untuk Bank Mandiri, menurut analis, penurunan terkait akan ditetapkannya salah satu direktur Bank Mandiri menjadi tersangka kasus kredit macet Rp 1 triliun. Sementara BRI terkait isu dugaan penyelewengan pengadaan TI.Menurut analis, berbagai sentimen negatif yang menerpa pasar tersebut tidak terbendung oleh berita positif kenaikan suku bunga SBI sebesar 6 basis poin pada hari ini, yakni dari level 7,81 persen menjadi 7,87 persen. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads