Suku Bunga Acuan BI Turun, IHSG Bisa Tembus 6.000?

Suku Bunga Acuan BI Turun, IHSG Bisa Tembus 6.000?

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 23 Agu 2017 10:59 WIB
Suku Bunga Acuan BI Turun, IHSG Bisa Tembus 6.000?
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan BI 7-days repo rate dari 4,75% menjadi 4,5% jadi sentimen positif bagi pasar modal. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun diprediksi akan terus menguat.

Analis Samuel Sekuritas Muhammad Al Fatih meyakini, sentimen positif dari penurunan suku bunga acuan akan berdampak panjang. Bahkan dia yakin bagi IHSG untuk sentuh level 6.000.

"Tahun ini kemungkinan cukup besar untuk tembus 6.000," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Rabu (23/8/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurut Al Fatih, IHSG untuk tembus ke 6.000 memerlukan beberapa syarat selain penurunan suku bunga acuan. Pemerintah juga harus menggenjot belanjanya untuk menyempurnakan upaya meningkatkan daya beli masyarakat.

"Paling tidak itu (penurunan suku bunga acuan) jadi intervensi, memberikan keyakinan juga dan yang pasti dengan penurunan ini, beban-beban bisa dikurangi," imbuhnya.

Penurunan suku bunga acuan juga harus menarik turun suku bunga kredit perbankan. Namun biasanya butuh waktu bagi perbankan untuk menurunkan suku bunga kreditnya.

Jika suku bunga kredit perbankan turun, kata Al Fatih bukan hanya dunia usaha yang akan bergeliat, pasar properti juga akan kembali ramai. Dengan begitu dampak lanjut dari penurunan suku bunga acuan akan berkembang. Hal itu pun akan tercermin dengan perbaikan kinerja keuangan para emiten.

"Emiten sektor komoditas juga masih cukup bagus, tapi tidak terkait penurunan suku bunga acuan," tukasnya. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads