Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG naik tipis 2,720 poin (0,05%) ke level 5.875,112 didorong aksi beli investor domestik. Penguatan bursa Asia juga memberi sentimen positif.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (17/9/2017), IHSG turun tipis 4,299 poin (0,07%) ke level 5.868,093. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,126 poin (0,01%) ke level 976,564.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asing masih mencatat netsell sebesar Rp 278,50 miliar. Saham-saham sektor infrastruktur paling banyak dilepas asing. Sore ini, 7 sektor saham mengalami penguatan. Paling tinggi dialami sektor konstruksi yang naik 1,25%. Sebanyak 151 saham menguat, 155 saham melemah dan 131 saham stagnan.
Posisi tertinggi IHSG terjadi di 5.884,611 dan terendah di 5.851,225. Sore ini, perdagangan saham tergolong moderat. Frekuensi transaksi terjadi sebanyak 316.587 kali transaksi sebanyak 9,2 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,8 triliun.
Pasar saham regional kompak menguat hingga sore hari ini. Pasar saham Jepang hari ini tutup menyambut Hari Manula.
Berikut situasi bursa-bursa Asia hingga sore ini:
- Indeks Hang Seng melonjak 352,18 poin (1,27%) ke level 28.159,77.
- Indeks Komposit Shanghai naik 9,24 poin (0,28%) ke level 3.362,86.
- Indeks Straits Times tumbuh 32,29 poin (1,01%) ke level 3.241,85.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Chandra Asri (TPIA) turun Rp 725 ke Rp 23.350, Siloam Internasional (SILO) turun Rp 450 ke Rp 10.100, Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 375 ke Rp 10.000, dan United Tractor (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 30.700. (dna/ang)










































