Emiten yang mendapatkan kode saham MDKI itu melepas sebanyak-banyaknya 307,2 juta saham atau setara 17% dari modal yang disetor perusahaan. Adapun harga penawaran dipatok pada level Rp 600 per saham.
"Kami berharap dengan dicatatkan saham kami, akan meningkatkan daya saing untuk mengembangkan perusahaan secara optimal," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/9/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham MDKI diperdagangkan sebanyak 16.340 lot dengan nilai Rp 967,4 juta. Adapun posisi tertinggi di level Rp 610 dan terendahnya Rp 580.
Meski begitu pada saat masa penawaran umum telah terjadi kelebihan permintaan alias over subscribed sebanyak 7,07 kali. Perseroan sendiri akan memperoleh dana segar sebesar Rp 184 miliar.
Dana tersebut sekitar 73,91% akan digunakan perseroan untuk belanja modal. Dari jumlah tersebut sebesar 48,96% akan digunakan untuk pembangunan pabrik high-grade silica aloy dan 24,95% untuk bangun pabrik carbide desulphuriser.
Sementara sekitar 13,41% dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja kedua pabrik tersebut, sementara sisanya 12,68% akan digunakan sebagai modak kerja produksi kalsium karbida. (mkj/mkj)











































