Follow detikFinance
Selasa 17 Oct 2017, 16:04 WIB

Harga Saham Kioson Melonjak 7 Kali Lipat, Ini Kata Bosnya

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Harga Saham Kioson Melonjak 7 Kali Lipat, Ini Kata Bosnya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Hari ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) dan Waran Seri I Kioson (KIOS-W). Sebab, saham KIOS melonjak hingga 7 kali lipat.

Harga saham KIOS ditutup di level Rp 450 di hari perdagangan pertamanya pada 4 Oktober dan terus naik hingga ditutup di level Rp 2.120 pada 16 Oktober kemarin. Sementara KIOS-W ditutup di level Rp 1.690 pada Senin kemarin.

Meski terdapat kebijakan suspen dari BEI, Kioson melihat peningkatan harga kumulatif ini sebagai refleksi minat yang tinggi investor retail di Indonesia ke perusahaan startup teknologi.

"Kioson adalah emiten pertama dari startup teknologi yang sahamnya bisa dibeli investor retail di Indonesia. Artinya, minat investasi ke startup teknologi memang sangat tinggi selama ini, namun tidak tersalurkan. Kami berharap minat yang tinggi ini bisa memberikan motivasi bagi startup lain untuk mempertimbangkan untuk melantai di pasar modal Indonesia," ujar Direktur Utama Kioson, Jasin Halim, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/10/2017).

Tak lama setelah mulai melantai di pasar modal, pada 12 Oktober lalu, Kioson juga mengumumkan akuisisi terhadap PT Narindo Solusi Komunikasi (Narindo). Hal ini pula yang tampaknya membuat pergerakan harga saham KIOS di pasar bergerak di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) dan begitu juga warannya.

Jasin mengatakan, akuisisi 99% saham ini akan memperkuat bottom line perseroan. Kioson menargetkan pertumbuhan revenue sebanyak 1.900 persen (yoy), menjadi Rp 500 miliar pada akhir 2017.

"Akuisisi ini berperan strategis untuk memperkuat infrastruktur kami di daerah melalui aset yang sudah dimiliki Narindo. Dengan keberadaan Narindo yang fokus di agregator e-voucher, artinya Kioson telah menjaga bisnis perusahaan sejak dari hulu, sehingga kami harapkan dapat melihat ini akan mengamankan bottom line Kioson," jelasnya.


BEI menyatakan penghentian sementara saham berkode KIOS tersebut diambil dalam rangka cooling down.

"Dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham KIOS dan waran seri I KIOS-W," ujar BEI dalam keterbukaan informasi. (ang/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed