Follow detikFinance
Selasa 31 Oct 2017, 11:20 WIB

Dolar AS Perkasa, Harga Emas Tumbang

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Dolar AS Perkasa, Harga Emas Tumbang Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tengah menguat terhadap kebanyakan mata uang negara terutama kawasan regional Asia Pasifik. Di tengah perkasanya mata uang Paman Sam, harga emas dunia justru jatuh selama dua hari belakangan ini.

Mengutip Reuters, Selasa (31/10/2017) harga emas dunia di pasar spot tercatat turun dari US$ 1.275,8 per troy ounce pada hari sebelumnya, menjadi US$ 1.275,40 per troy ounce.

Harga emas dunia mencapai puncaknya pada tanggal 13 Oktober 2017 selama bulan ini yakni mencapai US$ 1.301,5 per troy ounce. Kemudian menyentuh level terendahnya di 1.266,30 per troy ounce.

Harga emas dalam negeri rata-rata mencapai Rp 588.000 per gram untuk satuan 100 gram dengan menggunakan harga logam mulia Antam pada hari ini, Selasa (31/10/2017).

Sementara, nilai tukar dolar terhadap rupiah sendiri masih berada di level Rp 13.572/US$.

Berikut data harga spot US$/IDR, yang disusun berdasarkan kurs transaksi US$/IDR terhadap rupiah antar bank di pasar valuta asing Indonesia, melalui Sistem Monitoring Transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah (SISMONTAVAR) di Bank Indonesia secara real time selama Oktober 2017 :

31 Oktober 2017: 13.572
30 Oktober 2017: 13.580
27 Oktober 2017: 13.630
26 Oktober 2017: 13.560
25 Oktober 2017: 13.570
24 Oktober 2017: 13.529
23 Oktober 2017: 13.535
20 Oktober 2017: 13.517
19 Oktober 2017: 13.521
18 Oktober 2017: 13.514
17 Oktober 2017: 13.490
16 Oktober 2017: 13.483
13 Oktober 2017: 13.508
12 Oktober 2017: 13.521
11 Oktober 2017: 13.509
10 Oktober 2017: 13.491
9 Oktober 2017: 13.504
6 Oktober 2017: 13.485
5 Oktober 2017: 13.483
4 Oktober 2017: 13.489
3 Oktober 2017: 13.582
2 Oktober 2017: 13.499 (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed