Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah. Dolar AS berada di posisi Rp 13.542 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore Rp 13.527
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 8,952 poin (0,15%) ke level 6.062,234. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,281 poin (0,23%) ke level 1.013,236.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sembilan sektor saham menguat, menjadi penopang positifnya laju IHSG.
Hingga pukul 09.10 waktu JATS, IHSG melaju 16,152 poin (0,27%) ke level 6.069,434. Sementara Indeks LQ45 menanjak 3,775 poin (0,37%) ke level 1.014,730.
Kemarin IHSG harus rela berakhir stagnan pada penutupan perdagangan sore ini. Padahal siang tadi IHSG sempat cetak rekor intraday.
Indeks Dow Jones menguat 0.31%, S&P dan Nasdaq naik tipis 0.13% dan 0.12%. Kenaikan tersebut terjadi ditengah ketidakstabilan politik, dimana saat ini pelaku pasar mengalihkan perhatiannya pada Dollar AS yang mulai menunjukkan penguatan terhadap Euro.
Senada dengan IHSG, bursa-bursa Asia pagi ini juga kompak menguat. Sentimen ini terasa ke lantai bursa RI.
Berikut situasi di bursa regional pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menanjak 239,76 poin (1,08%) ke level 22.501,52.
- Indeks Hang Seng naik 221,60 poin (0,76%) ke level 29.481,91.
- Indeks Komposit Shanghai bertambah 15,86 poin (0,47%) ke level 3.408,26.
- Indeks Straits Times menguat 28,87 poin (0,85%) ke level 3.415,46.











































