Hingga November, PTPP Kantongi Kontrak Baru hingga Rp 37 Triliun

Hingga November, PTPP Kantongi Kontrak Baru hingga Rp 37 Triliun

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 22 Des 2017 21:10 WIB
Hingga November, PTPP Kantongi Kontrak Baru hingga Rp 37 Triliun
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - PT PP Tbk (PTPP) mencatat sudah memperoleh kontrak baru dari awal tahun hingga November 2017 mencapai Rp 37,4 triliun. Angka tersebut sudah mencapai 92% dari target tahun ini yang dicanangkan sebesar Rp 40,6 triliun.

Sementara untuk selama November 2017 saja PTPP berhasil mengantongi kontrak baru sebesar Rp 3,9 triliun. Angka itu terdiri dari proyek induk sebesar Rp 2,1 triliun dan entitas anak usahanya sebesar Rp 1,8 triliun.

Berbagai kontrak baru yang berhasil diperoleh PTPP Induk selama November 2017 di antaranya meliputi Jalan Tol Serang-Panimbang (Paket 2 Simpang Susun) sebesar Rp 546 Miliar, Bendungan Lausimeme sebesar Rp 422 Miliar, Gedung ASEAN sebesar Rp 407 Miliar, Apartemen Sky High Koapgi sebesar Rp 350 Miliar, dan PLTD Senayan 100MW sebesar Rp 199 Miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, entitas anak PT PP Presisi Tbk memberikan kontribusi kontrak baru sebesar Rp 1,5 Triliun (setelah eliminasi) disusul oleh PT PP Properti Tbk sebesar Rp 235 Miliar (setelah eliminasi).

Untuk kontrak baru itu paling besar disumbang paling besar oleh segmen bangunan gedung sebesar Rp 21,2 triliun atau 57% dari total kontrak baru selama 11 Bulan 2017.

Lalu disusul segmen jalan dan jembatan Rp 6,8 triliun atau 18% dan segmen EPC Rp 5,8 triliun atau 15%. Ketiga segmen itu pun memberikan kontribusi sebesar Rp 33,8 triliun atau setara dengan 90% dari total kontrak baru yang dimenangkan oleh Perseroan selama Januari hingga November 2017.

Berdasarkan project owner, segmen BUMN mendominasi portofolio kontrak baru PTPP selama 11 Bulan 2017 dengan kontribusi sebesar 60,8% dari total kontrak baru, disusul oleh segmen Swasta sebesar 27,6% dan segmen Pemerintah sebesar 11,6%.

"Karakteristik penyerapan Anggaran Pemerintah dan BUMN berbeda dengan Swasta, di mana penyerapan terbesar umumnya terjadi di Semester II, terutama di Kuartal IV," kata Direktur Utama PTPP Tumiyana dalam keterangan tertulis, Jumat (22/12/2017).

Dengan capaian tersebut, Tumiyana yakin target kontrak baru tahun ini akan tercapai. Bahkan dia yakin capaian di akhir tahun bisa melebihi target. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads