Medco Catatkan Saham di Bursa Luxemburg Minggu Ketiga Juli
Kamis, 09 Jun 2005 16:08 WIB
Jakarta - Penawaran saham kedua PT Medco Energi Internasional Tbk akan dilakukan melalui penerbitan global depositary share (GDS). Rencananya, penawaran saham kedua akan dilakukan di Luxemburg Stock Exchange pada minggu ketiga Juli 2005. Saat ini jumlah saham yang diperdagangkan di pasar hanya sekitar 7,6 persen dan dengan pelepasan GDS diharapkan mencapai 40 persen. "Jika kondisi pasar lancar-lancar saja, maka GDS diharapkan bisa dicatatkan pada minggu ketiga Juli dan sekarang masih dilakukan roadshow," kata Dirut Medco Energi, Hilmi Panigoro, usai RUPS di Graha Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (9/6/2005).Hilmi menjelaskan, meski dicatatkan di Luxemburg, GDS bisa ditransfer dan diperjualbelikan di BEJ dengan syarat nilai tukarnya disamakan dengan negara yang bersangkutan. Pelepasan GDS itu dilakukan dengan menjual saham milik Enchore International Ltd yang merupakan milik keluarga Panigoro. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah Merryll Lynch dan CSFB. Dana dari hasil pelepasan GDS ini digunakan untuk pembayaran utang dalam rangka pembelian saham PTTEP dan CSFB sebesar 60 persen untuk kepemilikan Medco Energi yang pada saat itu nilainya mencapai US$ 470 juta. Sisanya untuk membayar utang dan modal kerja perseroan. Saat ini penawaran saham Medco masih dilakukan di beberapa negara Eropa dan AS serta penawaran kepada investor institusi untuk penjualan domestiknya. Dalam RUPS itu juga disetujui pembagian dividen sebesar 50 persen atau US$ 35,061 juta dari laba bersih tahun 2004 yang sebesar US$ 70,121 juta. Saham itu akan dibayarkan kepada 3.332.451.450 pemegang saham dengan jumlah sebesar US$ 0,0105 per saham, yang akan dibayarkan 19 Juli 2005. Untuk tahun 2005, perseroan akan melakukan divestasi atas aset di negara Oman, yang terdiri dari 4 blok dengan kepemilikan antara 40 hingga 100 persen saham. "Minggu depan akan mulai dilakukan penandatanganan akte jual beli dengan pembeli dari Eropa," ujar Hilmi. Medco juga berencana melakukan aliansi strategis untuk pengerjaan 10 blok eksplorasi dalam rangka menekan biaya. Sedangkan untuk 12 blok akan dikerjakan sendiri. Aliansi strategi akan dilakukan untuk 1-2 blok eksplorasi. "Untuk tahun 2005, kita cenderung melakukan aliansi strategis karena risiko dan pembiayaannya lebih rendah," tambah Hilmi.Pada tahun 2005 Medco menganggarkan belanja investasi atau capital expenditure (capex) US$ 230 juta. Dananya berasal dari kas internal yang saat ini cash flow operasional mencapai US$ 270 juta.
(qom/)











































