5 Sektor Melamah, IHSG Terjungkal ke 6.642 di Jeda Siang

Sesi I

5 Sektor Melamah, IHSG Terjungkal ke 6.642 di Jeda Siang

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 21 Feb 2018 12:51 WIB
5 Sektor Melamah, IHSG Terjungkal ke 6.642 di Jeda Siang
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona negatif membuka perdagangan di awal pekan ini. Sempat menguat tipis, IHSG terjungkal lagi ke zona merah pada jeda perdagangan siang ini.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.600. Kemarin, dolar AS berada di level Rp 13.605.

Pada perdagangan preopening, IHSG melemah 13,697 (0,21%). Indeks LQ45 juga turun 3,433 poin (0,31%) ke level 1.118,746

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan, Rabu (21/2/2018), IHSG melemah 9,820 poin (0,15%) ke level 6.653,056. Indeks LQ45 turun 3,818 (0,34) ke 1.118,3611aa.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG menurun 12,971 poin (0,19%) ke level 6.649,905. Sementara indeks LQ45 turun 4,719 poin (0,42%) ke 1.117,460.

IHSG gagal berbalik menguat dan parkir di zona merah. IHSG turun 20,318 poin (0,30%) ke 6.642,558. Indeks LQ45 melemah 6,041 poin (0,54%) ke 1.116,138.

Pelemahan IHSG dipicu turunnya 5 sektor saham. Saham sektor keuangan jatuh paling dalam mencapai 0,80%. Sebanyak 166 saham menguat, 162 saham melemah dan 135 saham stagnan.

Perdagangan saham berlangsung moderat dengan frekuensi perdagangan 260.956 kali transaksi sebanyak 9,3 miliar lembar saham senilai Rp 4,3 triliun. Posisi tertinggi IHSG berada di 6.665,894 dan terendah di 6.642,157.

Pada perdagangan semalam seluruh indeks bursa wall street ditutup pada zona merah, indeks Dow Jones turun sebesar 1.01% ke level 24,964.75, S&P500 melemah 0.58% ke level 2,716.26, dan Nasdaq turun tipis 0.07% ke level 7,234.31.

Penurunan pada Indeks utama AS salah satunya dikarenakan turunnya saham Walmart inc secara signifikan atau sebesar 10.2% pasca rilisnya laporan keuangan yang dibawah ekspektasi pasar.

Selain itu, pelemahan tersebut juga dikarenakan kekhawatiran pasar terkait perkiraan akan adanya penurunan pada penerimaan pajak serta pelebaran Defisit AS. Banyaknya sentimen negatif pada bursa Wall Street termasuk potensi kenaikan suku bunga The Fed menjadi pemberat pada perdagangan semalam (20/02).

Bursa-bursa Asia siang ini kompak berada di zona positif. Berikut situasi di bursa regional siang hari ini:
  • Indeks Nikkei turun tipis 9,680 poin (0,05%) ke level 21.913,619
  • Indeks Strait Times naik 32,850 (0,95%) ke level 3.509,610
  • Indeks Hang Seng naik 334,850 (1,09%) ke level 31.192,910.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers dia antaranya adalah, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 450 ke Rp 14.050, Borneo Olah Sarana (BOSS) naik Rp 230 ke Rp 1.165, Semen Indonesia (SMGR) naik Rp 225 ke Rp 11.525 dan Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 225 ke Rp 11.525.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 825 ke Rp 31.600, Matahari (LPPF) turun Rp 350 ke Rp 10.725, Bank mandriri (BMRI) turun Rp 300 ke Rp 8.750 dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 175 ke Rp 29.800. (dna/zlf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads