ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Mar 2018 16:16 WIB

Naik 34%, Perdagangan Saham TAXI Dihentikan Otomatis

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) pada perdagangan hari ini sudah merangkak 31 poin atau sekitar 34,44%. Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, saham TAXI dibuka dengan harga Rp 91 per lembar saham.

Tak lama setelah pembukaan perdagangan, saham TAXI pun melonjak naik hingga level tertingginya siang ini Rp 121 per lembar saham.

Sekitar 598,55 juta lembar saham TAXI diperdagangkan sepanjang hari ini dengan nilai Rp 66,85 miliar. Akibatnya, dengan kenaikan tidak wajar tersebut saham TAXI kena auto rejection atas.


Kenaikan harga saham ini ternyata karena saham TAXI tersengat rumor PT Go-Jek Indonesia berencana mengakuisisi TAXI. Ini adalah aksi backdoor listing Go-Jek. Menurut Analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih, kabar tersebut memang menjadi perbincangan diantara para analis.

"Saya mendengar dari perbincangan para analis, kalau diperkirakan Go-Jek akan melakukan backdoor listing," ujar Alfatih seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (16/3/2018).

Sejatinya, ada dua sentimen positif bisa meningkatkan saham perusahaan taksi. Yakni, rencana penghentian sementara (moratorium) pendaftaran pengemudi taksi online dan rumor Uber yang akan menyerahkan bisnis Asia Tenggara ke Grab. Namun sentimen tersebut tak mempengaruhi saham perusahaan taksi . Hanya saham TAXI yang naik tinggi.

"Kalau alasannya Uber tutup atau moratorium, tapi kenapa saham Blue Bird tidak ikut menguat," tambah Alfatih.


Namun dirinya melihat, rumor backdoor listing tersebut bisa saja tidak benar, mengingat Go-Jek yang bisa saja melakukan listing di bursa luar. Hingga saat ini, pihaknya belum menerima bantahan terkait rencana tersebut dari pihak TAXI.

"Backdoor listing tersebut bisa saja, kemungkinan kecil ya. Saat ini saya belum mendengar bantahan terkait hal tersebut," tambah Alfatih.

Saham TAXI Sudah Naik 124%

Beberapa investor pasar modal terus mengumpulkan saham PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) yang membuat harganya terus menguat. Dari sejak awal tahun 2018 hingga penutupan sesi pertama perdagangan hari ini sudah naik 124%.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, saham TAXI mengalami penguatan 34,55% naik 31 poin menjadi Rp 121/saham. Saham TAXI sudah kena auto-rejection atas.

Pada sesi I perdagangan, saham TAXI sudah diperdagangkan sebanyak 9.673 kali dengan volume transaksi 572,12 juta dan nilai transaksinya Rp 64,01 miliar.

Kenaikan saham TAXI tersebut dipicu oleh kebijakan penghentian sementara pendaftaran pengemudi baru taksi online. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menginginkan kesamaan level playing of field antara taksi konvensional dengan taksi online.

(ara/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com