Follow detikFinance
Senin, 16 Apr 2018 15:12 WIB

Banyak Saham Jadi 'Zombie', Jumlah Saham Gocapan Berkurang

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Saham dengan harga paling bawah Rp 50 alias gocap kembali bergeliat. Alhasil jumlah saham berkurang cukup drastis.

Melansir data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/4/2018), jumlah saham gocap saat ini tinggal 19 saham. Data itu merupakan data pada penutupan perdagangan 13 April 2018.

Menurut data jumlah saham gocap di akhir perdagangan kemarin masih ada 26 saham. Namun 7 saham masih dalam keadaan disuspensi.


Dari deretan saham gocap itu, yang paling aktif diperdagangkan di tanggal itu yakni PT Leyand International Tbk (LAPD) dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 153,7 juta lembar saham senilai Rp 8,7 miliar. Saat itu saham LAPD sempat sentuh level Rp 62.

Selain itu ada pula saham PT Mitra Internasional Resources Tbk (MIRA) yang ditransaksikan sebanyak 106,3 juta lembar saham dengan nilai sebesar Rp 6,4 miliar.

Sementara saat akhir tahun lalu, pada 29 Desember 2017, jumlah saham gocap sebanyak 33 saham. Saat itu posisi saham gocap yang tengah disuspensi sebanyak 11 saham.



Sebelumnya detikFinance mencatat untuk tahun ini setidaknya sudah ada 4 saham yang bangkit dari zona gocap yakni PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Mahaka Media Tbk (ABBA), PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) dan PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL). Namun saham gocap yang menjadi zombie pun bertambah.

Seperti sahan PT Indo Acidanatama Tbk (SRSN). Saham ini sudah menguat sejak 10 April 2018 yang menguat 10% ke level Rp 55. Keesokan harinya langsung menguat 34,55% ke Rp 74. Meski setelahnya saham SRSN terkoreksi namun hari ini kembali menguat.

Ada pula saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) yang pada perdagangan 12 April 2018 meroket 34% ke Rp 67. Namun esok harinya saham FREN terkoreksi 22,39% ke Rp 52.

Saham PT Himalaya Energi Persada Tbk (HADE) yang pada 12 April 2017 sudah menguat 34% ke Rp 67. Keesokan harinya terkoreksi ke posisi Rp 56. Hari ini kembali rebound.

Saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) pada hari yang sama juga sempat menguat 34% ke Rp 67. Sayangnya saham MITI kembali terkoreksi dan kini berada di level Rp 56.

Begitu juga dengan saham PT Polaris Investama Tbk (PLAS) yang juga menguat 34 ke Rp 67 pada hari yang sama. Namun keesokan harinya kembali terkoresi ke level gocap. Saham PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) pun demikian menguat 34% ke Rp 67 di hari yang sama dan balik ke gocapdi esok harinya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed