Perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan properti, penyewaan, pengelolaan gedung dan perhotelan ini menawarkan saham perdananya di level Rp 115 per lembar saham. Saat pencatatan saham berkode DFAM ini menguat 67,57% ke level Rp 195 atau langsung terkena auto reject.
Di level harga tersebut saham DFAM sebenarnya hanya ditransaksikan sebanyak 1 kali, jumlah volume 5 lot saham dengan nilai sebesar Rp 97.500.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Jakpro Lepas Saham Perdana ke Publik di 2019 |
DFAM sendiri melepas 400.000.000 lembar saham baru atau setara 25% dari modal yang disetor penuh perseroan setelah penawaran umum. Perseroan menghimpun dana lebih dari Rp 46 miliar lewat penjualan saham perdana kali ini.
Perseroan juga menerbitkan waran seri I sebanyak 300.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp 143. Waran itu diberikan cuma-cuma kepada setiap pemegangan 4 lembar saham berhak mendapatkan 3 waran.
Sekitar 91,25% dana IPO saham DFAM akan digunakan perseroan untuk pembelian lahan dan sisanya untuk modal kerja. Sedangkan dana dari waran akan digunakan untuk pengembangan usaha. (dna/dna)











































