Follow detikFinance
Senin, 14 Mei 2018 15:48 WIB

Marak Teror Bom, OJK Minta Industri Keuangan Tetap Tenang

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Jawa Timur khususnya wilayah Surabaya dan Sidoarjo sedang berduka. Kemarin dan hari ini ada ledakan bom di gereja dan markas Polrestabes.

Menanggapi hal tersebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi perekonomian nasional akan tetap berjalan dengan baik meskipun ada insiden ledakan ini.

Deputi Komisioner Perbankan I OJK Boedi Armanto mengungkapkan industri keuangan nasional harus tetap tenang. Sebab, aparat sudah berupaya untuk menjaga dan meningkatkan keamanan.

"Indonesia sedang berduka dengan kejadian di pemboman di Surabaya dan Sidoarjo, tapi kita bersama telah menyaksikan aparat keamanan berupaya menjaga stabilitas dan kondisi keamanan nasional," kata Boedi dalam acara diskusi Memacu Inklusi Keuangan Syariah di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Boedi juga mengungkapkan saat ini kondisi perekonomian nasional masih tetap dalam kondisi baik. Karena itu pelaku jasa keuangan harus tetap tenang.


"Kami imbau pelaku industri jasa keuangan untuk tetap tenang mengingat secara fundamental, perekonomian kita masih terjaga dengan baik," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya terkait kejadian terorisme di Mako Brimob Depok, Surabaya dan Sidoarjo.

"Kami menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas kejadian ledakan di Surabaya dan Sidoarjo. Belum lama juga ada aksi penyerangan di Mako Brimob," imbuh dia.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed