Ancol Tunda Penerbitan Obligasi

Ancol Tunda Penerbitan Obligasi

- detikFinance
Rabu, 13 Jul 2005 15:26 WIB
Jakarta - Pengelola dunia fantasi (dufan), PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memutuskan untuk menunda rencana penerbitan obligasi tahun 2005. Kondisi pasar obligasi yang kurang kondusif menjadi alasan pembatalan tersebut. Semula perseroan akan melakukan emisi obligasi sebesar Rp 200 miliar pada pertengahan tahun ini. Rencananya dana hasil obligasi itu akan digunakan untuk mendanai pengembangan tanah, revitalisasi gelanggang renang, dan Gelanggang Samudera yang pengembangannya akan digabung dengan Sea World yang diprediksi selesai awal 2007. "Perkembangan pasar obligasi saat ini kurang kondusif, manajemen memutuskan untuk menunda rencana penerbitan obligasi," kata Direktur Utama Ancol, Budi Karya Sumadi dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Rabu (13/7/2005). Menurut Budi, perseroan memutuskan menggunakan pembiayaan internal dan pinjaman bank dalam memenuhi kebutuhan dana pengembangan tahun 2005. Sebelumnya, Budi mengakui, untuk kebutuhan investasi revitalisasi gelanggang renang tahun ini mencapai Rp 25 miliar. Sedangkan pada tahun 2004 investasi yang dikeluarkan untuk merevitalisasi gelanggang renang mencapai Rp 30 miliar. Dana yang dibutuhkan untuk reviltalisasi gelanggang renang diperkirakan mencapai Rp 48,2 miliar. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads