Exelcomindo Akan Terbitkan Obligasi US$ 400 Juta
Sabtu, 23 Jul 2005 15:56 WIB
Jakarta - Selain menyiapkan rencana penawaran saham perdana (IPO) alias go public pada September mendatang, PT Excelcomindo Pratama (XL) ternyata juga tengah bersiap melakukan penerbitan obligasi US$ 400 juta. Penerbitan obligasi ini dilakukan setelah perusahaan menawarkan sahamnya ke publik. Belum ada penjelasan berapa jumlah obligasi yang dijual tersebut, namun diperkirakan XL akan melepas obligasi sebesar US$ 400 juta.Untuk penerbitan obligasi ini XL menunjuk Commerce International Merchant Bankers Bhd (CIMB) dan UBS AG sebagai lead managers. Kedua perusahaan sekuritas ini juga sebelumnya sebagai penasehat keuangan untuk pembelian kembali obligasi (buy back) rupiah sebesar Rp 1,25 triliun.Buy back obligasi ini telah disetujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham pada rapat umum pemegang saham (RUPS) beberapa waktu lalu. Perseroan melakukan buyback untuk obligasi sebesar Rp 1,25 triliun dengan kupon bunga 14,25 persen dan jatuh tempo pada 2008. Obligasi tersebut dibeli kembali pada harga 105 persen."Kami berharap mendapatkan bunga yang murah dari penerbitan surat utang ini," kata seorang sumber yang mengetahui rencana itu seperti dikutip Dow Jones, Sabtu (23/7/2005). Untuk pelaksanaan IPO, perusahaan diperkirakan meraup dana sebesar US$ 300 juta. Perseroan juga telah menunjuk Commerce International Merchant Bankers Bhd. (CIMB) dan Credit Suisse First Boston (CSFB) sebagai penjamin emisi. XL membutuhkan dana yang besar dalam rangka ekspansi usaha. Saat ini pelanggan XL baru sekitar 4 juta lebih, yang merupakan perusahaan seluler terbesar ketiga di Indonesia setelah Telkomsel dan Indosat. Saat ini komposisi kepemilikan saham XL adalah Telekom Malaysia 27,3 persen, Telekomindo Primabhakti sebesar 60 persen, dan Asia Infrastructure Fund sebesar 12,7 persen. Telekom Malaysia pernah menyatakan minatnya untuk membeli saham XL hingga 80 persen setelah IPO.
(ir/)











































