Gubernur Babel Curhat Temannya Rugi Rp 2 M Kena Investasi Bodong

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 20 Jul 2018 11:14 WIB
Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan mengeluhkan banyaknya praktik investasi bodong di wilayahnya. Korbannya bahkan menyasar temannya sendiri hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Babel.

Erzaldi mengungkapkan, beberapa temannya terjebak investasi berkedok perjalanan wisata. Kerugiannya sampai Rp 2 miliar per orang.

"Ini baru saja ditemukan, beberapa teman saya tergolong orang pintar dan mampu tapi terpengaruh. Mereka dijanjikan investasi pakai wisata ke luar negeri. Dia rugi hampir Rp 2 miliar, itu dari satu orang loh," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (20/7/2018).


Kasus itu menurutnya membuktikan bahwa korban-korban investasi bodong bukan hanya masyarakat awam saja yang minim pendidikan. Oleh karena itu adanya kasus investasi bodong sudah sangat meresahkan.

Bukan hanya itu, Erzaldi juga mengungkapkan salah satu ASN Babel yang berstatus guru juga terjebak investasi bodong. Celakanya, dia berinvestasi dengan menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Oknum tersebut kini telah diamankan lantaran diduga melakukan korupsi dana BOS sebesar Rp 349 juta. Uang itu diambil dari anggaran dana BOS tahun anggaran 2016 dan 2017.

Oleh karena itu dirinya menyambut baik BEI membuka galeri investasi Kantor Pemprov Babel. Tujuannya untuk mengedukasi ASN terlebih dahulu tentang investasi yang legal dan benar.

"Melalui BEJ (BEI) ini kita mengedukasi masyarakat mari kita investasi yang resmi, yang benar, yang bisa menyumbangkan pertumbuhan ekonomi serta memberikan keuntungan yang benar dan legal," tuturnya.


Galeri investasi itu juga akan menjadi galeri investasi pertama yang ada di lingkungan kantor pemprov. Diperkirakan galeri investasi itu akan resmi dibuka dalam waktu 1 bulan ke depan.

"Saat ini sudah ada lima galeri investasi di Babel, itu menjadi yang ke-6," kata Erzaldi. (ara/ara)