Antam Kaji Transaksi Cashless untuk Pembelian Saham Freeport
Selasa, 02 Agu 2005 13:05 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sedang mengkaji transaksi bersifat cashless, yakni penerbitan saham baru yang akan ditukar dengan saham pemerintah di PT Freeport Indonesia. "Terdapat kemungkinan transaksi ini akan bersifat cashless di mana saham di PT Freeport Indonesia milik pemerintah ditukar dengan saham baru yang diterbitkan Antam," kata Ashur Wasif, Sekretaris Perusahaan Antam dalam penjelasannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Selasa (2/8/2005). Antam memprioritaskan pembelian saham milik pemerintah di PT Freeport Indonesia sebesar 9,36 persen. Selain saham milik pemerintah, Antam juga berminta membeli saham milik PT Indocopper Investama sebesar 9,36 persen. Menurut Ashur, Antam akan segera menunjuk konsultan independen untuk memulai evaluasi mendetil atas kemungkinan transaksi tersebut. Sebelumnya, Direktur Keuangan Kurniadi Atmosasmito mengatakan ada lima perusahaan baik asing maupun lokal yang dinominasikan untuk menjadi penasihat keuangan dalam proses pembelian saham tersebut. Penunjukan penasihat keuangan diharapkan bisa terlaksana dalam waktu dekat. Penjualan Semester Satu Selama semseter satu 2005, Antam mencatat penjualan Rp 1,314 triliun atau naik 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,295 triliun. Kontribusi penjualan Antam selama semester satu 2005 adalah bijih nikel 49 persen, feronikel 25 persen dan emas 18 persen. Sedangkan pada kuartal dua 2005 pendapatan penjualan Antam turun sebesar 2 persen menjadi Rp 715 miliar dibandingkan kuartal dua 2004 yang sebesar Rp 714,815 miliar. Penurunan penjualan pada kuartal dua 2005 karena adanya penurunan pendapatan penjualan dari emas.
(qom/)











































