Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah sore ini berada di angka Rp 14.465. Melemah dari posisi pagi tadi di angka Rp 14.470.
Pada pra pembukaan, IHSG naik ke 6.058,607. Indeks LQ45 naik ke 954,657.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG naik 3,624 (0,06%) ke 6.058,099. Indeks LQ45 menguat 1,956 poin (0,21%) ke 959,383.
Jeda perdagangan saham siang ini, IHSG melanjutkan penguatan. IHSG naik 76,816 poin (1,28%) ke 6.084,354. Indeks LQ45 menguat 17,295 poin (1,82%) ke 967,472.
Penguatan terus berlangsung seharian dan ditutup di angka 6101,131. IHSG menguat 95,593 poin (1,56%) ke 6101,131. Indeks LQ45 naik 21,031 poin (2,21%) ke 971,2018.
Laju IHSG ditopang menguatnya sembilan saham sektoral. Saham sektor industri campuran naik paling signifikan sebesar 3,55%. Sebanyak 231 saham menguat, 161 saham melemah dan 119 saham stagnan.
Perdagangan saham terpantau cukup tinggi dengan frekuensi perdagangan 411.711 kali transaksi sebanyak 9,5 miliar lembar saham senilai Rp 8,2 triliun.
laju IHSG diwarnai sentimen positif pengumuman pertumbuhan ekonomi. Hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2018 sebesar 5,27% year on year (yoy). Angka ini meningkat dibandingkan kuartal II-2017 yang hanya sebesar 5,01%.
Sementara bursa regional bergerak variatif. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:
- Indeks Nikkei 225 turun 0,08% ke 22.507,320.
- Indeks Komposit Shanghai turun 1,29% ke 2.705,160.
- Indeks Strait Times bertambah 0,60% ke 3.285,340.
- Indeks Hang Seng naik 0,52% ke 27.819,561.
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 625 ke Rp 74.375, Asuransi Bina Dana (ABDA) turun Rp 550 ke Rp 7.050, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 300 ke Rp 28.700 dan Matahari Department Store (LPPF) turun Rp 300 ke Rp 6.800.
Baca juga: Sri Mulyani: Masih Ada PR Pacu Investasi |
(eds/dna)











































