Follow detikFinance
Jumat, 31 Agu 2018 15:59 WIB

Dolar AS Menguat, Liburan ke Luar Negeri Mending Pikir-Pikir Dulu

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Tekanan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) membuat rupiah terus terpuruk. Hari ini bahkan dolar AS sempat nyaris menyentuh level Rp 14.800.

Meski belum begitu terdampak terhadap perekonomian secara makro, namun kondisi ini akan terasa bagi keuangan individu. Seperti misalnya liburan ke luar negeri, pelemahan rupiah tentu membuat ongkos untuk plesiran ke luar negeri khususnya ke negeri Paman Sam semakin bertambah.


Menurut Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini Sutikno, bagi yang berencana libur ke luar negeri ada baiknya melakukan pertimbangan kembali terlebih dahulu. Jika dianggap belum begitu butuh lebih baik ditunda terlebih dahulu.

"Atau mungkin liburan ke negara lain yang mata uangnya tidak begitu mahal," tuturnya kepada detikFinance, Jumat (31/8/2018).

Jika tetap ingin melakukan liburan ke AS, Mike menyarankan akan melakukan penyesuaian budget yang disiapkan. Jangan sampai liburan tersebut mengganggu pos pengeluaran penting lainnya seperti biaya hidup, pendidikan dan investasi.

"Contoh awalnya targetnya pengeluaran di sana 1 orang US$ 5.000 itu bisa dikurangi," tambahnya.


Jika telah mengurangi persiapan dananya, ada baiknya juga mengurangi jangka waktu saat liburan. Dengan begitu pengeluaran untuk liburan masih tetap seperti yang direncanakan sebelumnya.


Saksikan juga video 'Dolar Capai Rp 14.800, Harga Ponsel Masih Normal':


(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed