Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Sep 2018 06:10 WIB

Rupiah Loyo, JK Serukan Impor Ferrari hingga Hermes Disetop

Trio Hamdani - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah. Bahkan, dolar AS menunjukkan keperkasaannya dengan tembus Rp 14.940 pada Selasa (3/9).

Berbagai upaya dilakukan pemerintah menahan laju penguatan dolar AS. Misalnya akan membatasi 900 impor komoditas dengan menaikkan PPh impor hingga menunda proyek listrik 15.200 megawatt.


Tak ketinggalan, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta impor produk mewah disetop. JK memberi contoh mobil Ferrari, Lamborghini, hingga tas Hermes.

"Tak usah Ferrari, Lamborghini masuk dalam negeri, tak usah mobil-mobil besar, yang mewah-mewah," ujar JK di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (4/9/2018).


"Tak usah parfum-parfum mahal atau tas-tas Hermes contohnya itu. Jangan dalam situasi sulit ini, negara itu masyarakat luxuries," sambung JK.

Bukan cuma JK, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga akan membatasi impor mobil mewah dengan kapasitas mesin di atas 3.000 cc. Mau tahu penjelasan lengkapnya? cek berita lengkapnya di sini. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com