Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Sep 2018 15:16 WIB

Bos BEI Ajak Investor Lokal Borong Saham Murah

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Sentimen pelemahan rupiah terhadap pasar modal semakin besar. Hingga pukul 14.18 waktu JATS Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah merosot 4,74% ke posisi 5.625,341.

Pelemahan IHSG disebabkan kepanikan pelaku pasar terhadap kondisi kurs. Belum lagi ramainya isu-isu tersebar melalui broadcast yang menimbulkan kepanikan pelaku pasar.

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djayadi menilai kondisi saat ini hanya bersifat sementara. Mengingat kondisi makro ekonomi Indonesia yang masih stabil.



Justru dengan kondisi saat ini, Inarno menyarankan investor ritel domestik untuk melakukan aksi beli. Sebab saat ini banyak saham-saham yang murah.

"Justru kondisi saat ini banyak saham yang murah. Banyak saham yang menarik terutama yang revenue-nya dalam dolar AS," tuturnya kepada detikFinance, Rabu (5/9/2018).



Sekedar tahu, pelemahan IHSG hari ini paling dalam dibanding pasar saham di Asia. Indeks Nikkei 225 (Tokyo) hanya turun 0,51% ke posisi 22.580,83. Indeks Hang Seng (Hong Kong) menurun 2,58% ke posisi 27.251,84.

Lalu Shanghai Composite Index turun 1,61% ke posisi 2.704. Sedangkan Strait Times Index (Singapura) turun 1,65% ke 3.157,83. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed