Antam Tunjuk Financial Advisor Akuisisi Freeport Pekan Depan

Antam Tunjuk Financial Advisor Akuisisi Freeport Pekan Depan

- detikFinance
Sabtu, 13 Agu 2005 11:14 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akan menunjuk financial advisor atau penasihat keuangan independen dalam proses due dilligence dan analisis rencana akuisisi saham minoritas PT Freeport Indonesia pekan depan. Penasihat keuangan itu akan memimpin sejumlah konsultan independen lainnya.Penasihat keuangan independen itu akan memberikan masukan apakah transaksi tersebut dapat memberikan nilai bagi perusahaan atau pemegang saham."Tim lelang akan merekomendasikan penasihat keuangan kepada Direksi Antam pada akhir minggu ini," kata Wakil Ketua Tim Lelang Antam dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (13/8/2005).Penasihat keuangan itu juga akan memberikan rekomendasi layak atau tidaknya investasi tersebut, termasuk cara pendanaan terbaik untuk membiayai transaksi tersebut.Jika due dilligence menunjukkan hasil yang positif, serta jika Antam sudah memutuskan untuk melanjutkan transaksi, maka selanjutnya perseroan akan menunjuk financial arranger yang terpisah dari penasihat keuangan.Antam telah menyatakan minatnya untuk membeli saham minoritas milik pemerintah di Freeport sejumlah 9,36 persen. Pembelian saham tersebut akan dilakukan secara cashless melalui pertukaran saham.Terkait rencana tersebut, Antam berencana menerbitkan saham baru atau right issue senilai US$ 700 juta. Nilai right issue tersebut sama dengan nilai 9,36 persen saham pemerintah di Freeport sekitar US$ 700 juta.Dirut Antam Deddy Aditya Sumanegara sebelumnya menjelaskan, dengan right issue, maka saham pemerintah yang merupakan mayoritas di Antam akan terdilusi. Untuk mempertahankan saham pemerintah di Antam, maka jalan keluarnya adalah ditukar dengan pembelian saham Freeport oleh Antam.Pabrik FeNi IIIAntam juga menyebutkan, konstruksi pembangunan pabrik FeNi III berjalan on time dan on budget. Proses switch on oleh kontraktor EPC Antam diharapkan bisa dilakukan awal November 2005 sebelum masa commissioning selama tiga bulan. Operasi secara komersial diharapkan mulai pada triwulan pertama tahun 2006. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads