Tutup Akhir Pekan, IHSG Dekati 6.000

Tutup Akhir Pekan, IHSG Dekati 6.000

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jumat, 28 Sep 2018 17:07 WIB
Tutup Akhir Pekan, IHSG Dekati 6.000
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - IHSG pada akhir pekan ditutup ditutup di zona hijau. Sepanjang hari ini IHSG berhasil bertahan di zona hijau dan parkir di 5.976,55.

Sentimen positif ini diikuti oleh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sore ini dolar AS berada di level Rp 14.896.

Membuka perdagangan, Jumat (28/9/2018), IHSG bertambah 23 poin (0,4%) ke 5.952,927. Indeks LQ45 naik 3,143 poin (0,33%) ke 941,362.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki jeda siang, IHSG naik 19 poin ke posisi 5.949,04.

Hingga tutup perdagangan sore ini, IHSG masih menguat. IHSG naik 47,33 poin (0,79%) ke 5.976,553. Indeks LQ45 menguat 12,718 poin (1,37%) ke 938,219.

Laju positif IHSG sore ini ditopang penguatan 9 sektor saham. Saham sektor agrikultur naik paling signifikan mencapai 1,69%. Sebanyak 220 saham menguat, 163 saham melemah dan 118 saham melemah.


Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan Rabu (26/09).

Indeks Dow Jones turun 0.40% ke level 26,385, S&P melemah 0.33% ke level 2,905, dan Nasdaq tertekan sebesar 0.21% ke level 7,990.

Pelemahan indeks tersebut terjadi pasca rilisnya keputusan The Fed yang menetapkan suku bunga di level 2.25% atau naik 25 BPS.

Kenaikan ini kemudian direspon pelaku pasar dengan melakukan antisipasi atas aset-aset berisiko seiring adanya potensi kenaikan Suku bunga sekali lagi pada bulan Desember 2018, kemungkinan tiga kali pada tahun 2019, dan satu kali pada tahun 2020.

Bursa saham Asia mayoritas bergerak positif sore ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 naik 1,36% ke 24.120,04
  • Indeks Hang Seng naik 0,26% ke 27.788,52
  • Indeks Komposit Shanghai naik 1,06% ke 2.821,35
  • Indeks Strait Times naik 0,64% ke 3.257,05
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers siang ini adalah, Indofarma (INAF) naik Rp 1.000 ke Rp 5.900, United Tractors (UNTR) naik Rp 880 ke Rp 33.000, Pelat Timah Nusantara (NIKL)) naik Rp 790 le Rp 4.900 dan Multi Bintang Indonesia (MLBI) naik Rp 650 ke Rp 16.500.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, Bayan Resources (BYAN) turun Rp 1.150 ke Rp 18.550, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 950 ke Rp 74.050, Asuransi Tugu Pratama (TUGU) turun Rp 360 ke Rp 2.630 dan Sona Topas Tourism (SONA) turun Rp 350 ke Rp 5.525. (eds/fdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads