Icon+ Terbitkan Obligasi Rp 100 Miliar

Icon+ Terbitkan Obligasi Rp 100 Miliar

- detikFinance
Selasa, 16 Agu 2005 14:14 WIB
Jakarta - Salah satu anak perusahaan PLN, PT Indonesia Comnet Plus (Icon+), menerbitkan obligasi syariah mudharabah senilai Rp 100 miliar dengan jangka waktu 5 tahun. Obligasi ini memberikan kisaran indikasi bagi hasil (yield) sekitar 13,75 persen hingga 14,5 persen.Obligasi ini memperoleh peringkat A- (single A minus) dari Casnic Credit Rating Indonesia. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA) dengan wali amanat PT Bank Niaga.Obligasi ini akan dicatatkan di BES pada 5 Oktober 2005 dengan masa penawaran awal (book building) pada 16 Agustus hingga 5 September 2005 dan masa penawaran 27-29 September 2005.Menurut Direktur Utama Icon+ D Rochkadar Sukada, dana dari hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan seluruhnya untuk pembangunan jaringan dan peningkatan keandalan sistem telekomunikasi."Obligasi ini menawarkan jaminan berupa piutang kategori lancar dan peralatan telekomunikasi sebesar 125 persen dari pokok obligasi," kata Rochkadar di Jakarta, Selasa (16/8/2005).100 Persen saham Icon+ dimiliki oleh PT PLN Tbk. Selain sebagai pemegang saham, PLN juga merupakan pelanggan terbesar Icon+ atau sekitar 40 persen dari total pendapatan.PLN mendirikan Icon+ untuk memberdayakan kelebihan kapasitas jaringan fasilitas telekomunikasi PLN, terutama jaringan fiber optik sepanjang 4.000 kilometer di Jawa dan Bali.Perusahaan menargetkan menjadi penyedia utama jaringan dan jasa telekomunikasi serta layanan telekomunikasi bagi PLN sebagai penyedia alternatif utama jaringan dan jasa telekomunikasi untuk sektor publik tahun 2007.Beberapa produk unggulan Icon+ berupa clear channel, internet protokol, VPN, VSat, internet, video conference, dan call center.Kinerja keuangan perseroan per tahun 2004 mencatat pendapatan sebesar Rp 118,5 miliar dan laba bersih Rp 15,7 miliar. Hingga Juni 2005, pendapatan mencapai Rp 82,937 miliar dengan laba bersih Rp 13,633 miliar. Total aset per tahun 2004 mencapai Rp 186,6 miliar dan ekuitas sebesar 96,2 miliar. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads