Dikutip dari data perdagangan Reuters, Kamis (11/10/2018), pada pukul 09.15 WIB nilai tukar dolar AS menyentuh level Rp 15.255. Mata uang Paman Sam tersebut bergerak dari level Rp 15.208 hingga Rp 15.255.
Jika ditarik dalam empat hari terakhir, dolar AS terpantau bergerak stabil di atas kisaran Rp 15.000. Dolar AS bergerak dari level Rp 15.144 hingga 15.299.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Harga Premium Batal Naik, IHSG Anjlok 2,2% |
Pemerintah bersama otoritas terkait sendiri masih terus mengawasi pergerakan dolar AS yang begitu volatile. Faktor eksternal sendiri dianggap masih menjadi pemicu kuat loyonya mata uang Rupiah.
"Perang dagang, bagaimanapun juga dan The Fed (Bank Sentral AS) membuat gejolak terhadap rupiah. Tentu rupiah di awal Rp 12.000/US$ kemudian Rp 13.000/US$ lalu Rp 14.000/US$ tapi tenang saja semua," kata JK dalam acara Grand Launching CNBC Indonesia seperti dikutip di Trans Hotel Seminyak, Bali, Rabu (10/10) kemarin.
Tonton juga 'Dolar AS Menguat, Garuda Indonesia Tidak Terpengaruh':
(eds/eds)











































