Indeks Harga Saham Masih Rentan Tekanan

Indeks Harga Saham Masih Rentan Tekanan

- detikFinance
Kamis, 25 Agu 2005 10:02 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (25/8/2005) masih rentan tekanan, menyusul kondisi rupiah yang belum membaik. Apalagi ada rumor baru bahwa harga BBM bakal dipercepat kenaikannya.Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Rabu (24/8/2005) kemarin menyatakan bahwa salah satu jalan untuk mengangkat nilai tukar rupiah adalah dengan kenaikan harga BBM. Bahkan, pandangan ini sudah mendapat lampu hijau dari Ketua DPR RI Agung Laksono yang menyatakan kenaikan harga BBM semakin cepat, semakin baik.Indeks saham juga mengalami tekanan seiring dengan pernyataan dari bank sentral yang memperkirakan sampai akhir tahun cadangan devisa akan semakin terkikis dan hanya tersisa US$ 32 miliar. Kondisi tersebutlah yang menyebabkan munculnya panic selling di lantai bursa.Akibat sentimen larinya dana investor pasar modal ke pasar valas membuat pasar saham kian merana. IHSG pun terus merosot dan sempat mencatat penurunan terbesar hingga 54,514 Poin. Namun akhirnya IHSG pada perdagangan Rabu (24/8/2005) turun 30,647 poin (2,87 persen) pada level 1.035,445. Hari ini potensi penguatan indeks saham masih terbuka. Namu lagi-lagi sentimen tingginya harga minyak dan masih belum menguatnya rupiah menjadi ganjalan tersendiri. (san/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads