Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 13:41 WIB

Sri Mulyani Manfaatkan Penguatan Rupiah Benahi Defisit Transaksi

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Pradita Utama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Pradita Utama
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan memanfaatkan momentum penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) untuk membenahi transaksi berjalan yang masih defisit (current account deficit/CAD).

Memanfaatkan momentum tersebut dengan tetap menjaga pertumbuhan ekonomi di level tinggi, inflasi di level rendah, hingga meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan.

"Kita akan tetap fokus menjaga agar CAD tetap bisa kita kelola karena itu adalah salah satu sumber yang dapat menimbulkan persepsi terhadap perekonomian Indonesia," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (9/11/2018).


Sri Mulyani menjelaskan, jika transaksi berjalan dapat dibenahi maka akan menjadi pegangan para investor untuk menanamkan dananya di Indonesia, hal itu juga akan berpengaruh terhadap pertumbuhan investasi.

Pemerintah sendiri tengah gencar mendorong investasi dan ekspor guna meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita akan tetap fokus seperti yang kami sampaikan beberapa kali diberbagai tempat. Pertumbuhan ekonomi stabilitas penting. Kita jaga momentum itu baik untuk kesempatan kerja untuk momentum pengurangan kemiskinan," jelas dia.

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed