Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 21 Nov 2018 16:48 WIB

Bergerak Merah Sepanjang Hari, IHSG Berakhir di 5.948

Dana Aditiasari - detikFinance
Foto: Dewi Rachmat Kusuma Foto: Dewi Rachmat Kusuma
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pagi ini. Tak ada ampun, IHSG bergerak ngetif sepanjang hari hingga tutup di level 5.948.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah kembali menguat dan berada di level Rp 14.589.

Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 63,09 poin (1,05%) ke 5.942,19. Indeks LQ45 turun 15,73 poin (1,65%) ke 940,594.

Membuka perdagangan, Rabu (21/11/2018), IHSG melanjutkan pelemahan. IHSG turun 74,79 poin (1,24%) ke 5.930,50. Indeks LQ45 turun 20,56 poin (2,21%) ke 935,202.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG terus melanjutkan pelemahan, turun 87 poin (1,45%) ke 5.918,105. Sementara Indeks LQ45 turun 18,44 poin ke 937,888.

Jeda siang perdagangan saham IHSG melemah 56,755 poin (0,95%) ke 5.948,542. Indeks LQ45 melemah 11,891 poin (1,24%) ke 944,441.

Hingga akhir perdagangan saham, IHSG kembali melemah. IHSG turun 57,245 poin (0,95%) ke 5.948,052. Indeks LQ45 terjungkal 11,001 poin (1,15%) ke 945,331.


Pelemahan IHSG siang ini dipicu jatuhnya 6 saham sektoral. Saham sektor tambang jatuh paling dalam mencapai 5,02%. Sebanyak 131 saham menguat, 273 saham melemah dan 103 saham stagnan.

Perdagangan saham siang ini terpantau moderat dengan frekuensi perdagangan saham sebanyak 439.230 kali transaksi dengan 8,3 miliar lembar saham senilai Rp 8,2 triliun.

Posisi tertinggi IHSG sore ini berada di 5.978,595 dan terendah di 5.908,003. Investor asing mencatat jual bersih sebesar Rp 586,62 miliar.

Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 24.465.64 (-2.20%), NASDAQ ditutup 6,908.82 (-1.70%), S&P 500 ditutup 2,641.89 (-1.82%). Bursa saham US ditutup melemah secara keseluruhan.

Penurunan masih didorong oleh kecemasan atas perlambatan ekonomi global dan juga penurunan harga minyak yang terlalu cepat. Hal ini mengakibatkan likuidasi dari investor yang memiliki saham berbasis minyak ataupun kontrak berjangka minyak.

Belum ada alasan yang kuat bagi investor untuk membeli saham dalam waktu dekat. Bursa Asia dibuka menurun setelah Chairman Nissan Carlos Ghosn dan Greg Kelly ditangkap atas tuduhan penyalahgunaan keuangan perusahaan. Hal ini memberikan sentimen negatif pada saham otomotif di bursa Jepang.

Sedangkan bursa saham Asia mayoritas bergerak positif sore ini. Berikut pergerakannya:
  • Indeks Nikkei 225 turun 0,35% ke 21.507,53
  • Indeks Hang Seng bertambah 0,51% ke 25.971,47
  • Indeks Komposit Shanghai naik 0,21% ke 2.651,51
  • Indeks Strait Times menguat 0,39% ke 3.038,65
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.175 ke Rp 79.375, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 325 ke Rp 19.950, ABM Investama (ABMM) naik Rp 305 ke Rp 2.190 dan Chandra Asri (TPIA) naik Rp 225 ke Rp 5.175.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah, United Tractors (UNTR) turun Rp 2.450 ke Rp 31.950, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 2.000 ke Rp 20.025, Shield On (SOSS) turun Rp 485 ke Rp 1.465 dan Unilever Indonesia(UNVR) turun Rp 400 ke Rp 40.900. (dna/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com