Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 05 Des 2018 18:03 WIB

PSSI Dapat Izin Ajukan Pinjaman US$ 12 Juta

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Lamhot Aritonang Ilustrasi/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - PT Pelita Samudera Shipping Tbk hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Emiten berkode saham PSSI itu menggelar rapat guna meminta restu dari pemegang saham untuk mengajukan pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman kontinjensi.

Sekretaris Perusahaan PSSI Imelda Agustina Kiagoes mengatakan, pihaknya berencana untuk mendapatkan pinjaman bank hingga US$ 12 juta atau setara Rp 171,6 miliar. Pinjaman itu terdiri dari fasilitas pinjaman jangka pendek hingga US$ 10 juta dan fasilitas kontinjensi dari Citibank N.A. Indonesia sampai dengan US$ 2 juta.

"Fasilitas pinjaman ini tidak memiliki jaminan, mencerminkan tingkat kepercayaan dan keyakinan yang tinggi dari institusi keuangan terhadap prospek bisnis Perseroan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/12/2018).


PSSI berencana menggunakan dana pinjaman itu untuk kebutuhan pembiayaan jangka pendek, sebagai bagian dari rencana pengembangan armada perseroan yang berkelanjutan.

Di bulan Desember 2018, PSSI berencana untuk menambah 1 unit kapal tunda dan 1 unit kapal induk kelas Handymax, yang seluruhnya dibiayai oleh kas internal Perseroan.


Dengan tambahan armada itu, PSSI yakin kinerja keuangan akan semakin baik. Perseroan menargetkan pendapatan di 2019 tumbuh sebesar antara 25% sampai 30% dengan marjin laba bersih inti sekitar 10% sampai 12%.

"Ke depan, pengembangan armada yang berkelanjutan untuk dapat melayani basis pelanggan yang lebih besar ditambah keunggulan operasional dan posisi keuangan yang sehat akan menempatkan PSSI dalam jalur yang tepat untuk dapat menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi kepada para pemegang sahamnya," kata Imelda. (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID World Now
×
World Now
World Now Selengkapnya