Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 15 Des 2018 12:46 WIB

Jual Saham buat Dana Kampanye, Sandi: Proses Politik Harus Terang

Arbi Anugrah - detikFinance
Foto: M Rofiq Foto: M Rofiq
Purwokerto - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengakui menjual sahamnya di Saratoga untuk kepentingan kampanye pilpres. Hal tersebut dilakukannya demi adanya transparansi dalam proses politik yang sedang dia jalani.

"Saya melakukan divestasi ini sesuai dengan ketentuan pasar modal, sesuai dengan keterbukaan informasi dan agar masyarakat tahu, baik kebutuhan dana, baik buat kami berkampanye, maupun kebutuhan lainnya, itu terbuka asalnya dari mana, asalnya dari penjualan saham," katanya di sela kunjungannya ke Pasar Manis Purwokerto, Sabtu (15/12/2018).



Dia mengatakan jika dengan keterbukaan informasi kepada masyarakat ini diharapkan proses berpolitik menjadi terbuka. Karena masyarakat mengetahui asal penggunaan dana kampanye tersebut dari mana asalnya.

"Jadi ini mudah-mudahan memicu keterbukaan informasi bagi masyarakat. Bahwa proses politik harus terang benderang. Proses kampanye seperti sekarang ini, kan jalan-jalan kemana-mana, pasti makan biaya dan harus transparan," ujarnya.

Bahkan, lanjut Sandiaga, setiap kali terjun ke masyarakat, banyak di antara mereka yang juga ikut memberikan dananya guna perjuangan kampanye.

"Saya sedihnya setiap kali terjun ke masyarakat, masyarakat malah mengasih uang ke saya, ingin ikut berjuang, seperti kemarin di Teluk Penyu Cilacap, itu dikasih uang juga. Intinya para pedagang, petani, semua ingin ikut berpartisipasi berapapun jumlahnya untuk dana kami berkampanye," tuturnya.

(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com