Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 29 Des 2018 17:01 WIB

3 Perusahaan Bakrie Dapat 'Tato' dari Bursa

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menerapkan notasi khusus atau 'tato'. Notasi ini sebagai informasi bagi calon investor untuk memiliki saham para emiten.

Data per 27 Desember 2018, BEI mencatat ada 35 emiten yang sahamnya diberi notasi khusus. Dari seluruh emiten itu ada 3 perusahaan milik Grup Bakrie.

Mengutip data BEI, Sabtu (29/12/2018). Sebanyak tiga perusahaan Grup Bakrie itu adalah PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).


Notasi ini diberikan karena perusahaan yang sudah melantai di bursa saham tidak memenuhi kewajiban yang ditetapkan oleh BEI.

Ada tujuh kriteria yang menentukan saham emiten dapat 'tato'. Berikut kriteria dan kodenya:
- Adanya permohonan Pernyataan Pailit (kodenya B)
- Adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) (kodenya M)
- Laporan keuangan terakhir menunjukkan tidak ada pendapatan usaha (kodenya S)
- Laporan keuangan terakhir menunjukkan ekuitas negatif (kodenya E)
- Adanya Opini Tidak Wajar (Adverse) dari Akuntan Publik (kodenya A)
- Adanya Opini "Tidak Menyatakan Pendapat (Disclaimer)" dari Akuntan Publik (kodenya D)
- Perusahaan Tercatat belum menyampaikan laporan keuangan (kodenya L)


Adapun, ketiga perusahaan Grup Bakrie ini pun berbeda-beda kriteria notasinya. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Bernotasi E, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) Bernotasi E dan D, dav PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) Bernotasi E. (hek/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed