Prabowo Bilang BUMN Bangkrut, Jokowi: Bicara Pakai Data dan Jangan Pesimis

Ray Jordan - detikFinance
Rabu, 16 Jan 2019 12:12 WIB
Foto: Dok. Istimewa
Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengatakan satu-persatu BUMN sudah hancur dan bangkrut. Jokowi menegaskan jika ingin bicara mengenai hal tersebut harus menggunakan data yang akurat.

"Ya kalau kita bicara yang penting satu, pakai data, bicara pakai data," kata Jokowi ditemui usai menghadiri peluncuran wirausaha ASN di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/1/2019).

Selain itu, lanjut Jokowi, tidak boleh megumbar rasa pesimistis. Jokowi yang juga kandidat calon presiden nomor urut 01 ini mengatakan, jika ada BUMN yang belum baik, harus optimis bisa diperbaiki.

"Yang kedua, jangan pesimis lah. Kalau ada yang belum baik ya banyak yang belum baik, tapi kita harus optimis, kita perbaiki, kita perbaiki, kita perbaiki. Itu tugas kita," tegas Jokowi.


Meski demikian, Jokowi menegaskan persoalan data BUMN yang disebut Prabowo banyak yang bangkrut bisa ditanyakan langsung ke Menteri BUMN Rini M Soemarno.

"Urusan data, urusan BUMN ke Bu Menteri," katanya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto dalam pidato penyampaian visi misinya di JCC Senayan, pada Senin (14/1) lalu menyebut sejumlah BUMN satu persatu mengalami kebangkrutan saat ini. Kehancuran itu diakibatkan pemerintah yang salah mengelola negara.

"Negara yang membiarkan BUMN kita, Pertamina, Garuda, sekarang dalam keadaan kalau bisa dibilang ya bangkrut," kata Prabowo.

(jor/ang)