Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini menguat ke level Rp 14.140.
Pada perdagangan pre opening, IHSG naik 8,34 poin (0,13%) ke 6.417,13. Indeks LQ45 juga bertambah 11,703 poin (1,16%) ke 1.019,29.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih bergerak positif, naik 5,44 poin (0,08%) ke 6.414,22. Indeks LQ45 juga naik 11,70 poin (1,16%) ke 1.019,29.
Hingga sesi I berakhir, IHSG bertahan di zona hijau setelah menguat 12 poin ke level 6.420,89. Indeks LQ45 naik 3,14 poin (0,31%) ke level 1.022,44.
Perdagangan saham ditransaksikan sebanyak 279.536 kali dengan nilai Rp 8,5 triliun. Sebanyak 220 saham menguat, 159 saham turun dan 146 saham tak berubah.
Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 24,065.59 (+0.66%), NASDAQ ditutup 7,023.83 (+1.71%), S&P 500 ditutup 2,640.30 (+1.07%).
Bursa US ditutup menguat kembali setelah UK menyelesaikan voting dimana rencana Brexit Perdana Menteri Theresa May ditolak. Hal ini memberikan sinyal negative kepada para investor bahwa ekonomi secara global dapat terkena dampak.
AS menjadi salah satu pilihan setelah investasi dari UK terlihat lebih tidak ada kepastian. Sedangkan dari perkembangan perang dagang US - China, hingga sekarang belum ada perkembangan yang cukup signifikan dari hasil rapat minggu lalu. Kemungkinan besar pasar global akan volatile untuk beberapa hari ke depan.
Perdagangan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif siang ini. Berikut pergerakannya:
- Indeks Nikkei 225 turun 0,65% ke 20.421,13
- Indeks Hang Seng turun 0,08% ke 26.809,56
- Indeks Komposit Shanghai turun 0,09% ke 2.568,07
- Indeks Strait Times naik 0,23% ke 3.219,69
Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya Hotel Sahid Jaya (SHID) turun Rp 580 ke Rp 3.720, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 450 ke Rp 49.350, Tower Bersama Infrastruktur (TBIG) turun Rp 340 ke Rp 4.640, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp 250 ke Rp 19.750.











































