FIF Naikkan Bunga Pinjaman 3-4%
Senin, 12 Sep 2005 18:21 WIB
Jakarta - Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIF) mulai September 2005 mulai menaikkan bunga kredit sebesar 3-4 persen terhadap nasabah baru sehubungan dengan naiknya bunga bank. Dengan demikian bunga pinjaman yang diberikan FIF rata-rata menjadi sekitar 30-31 persen per tahun."Kita tidak akan mengoreksi bunga pada pelanggan lama yang telah mengajukan kredit kepada FIF. Tambahan bunga 3-4 persen hanya akan dikenakan pada konsumen yang mengajukan kredit bulan September ini," kata Ida Purwaningsih Lunardi, Presdir FIF dalam jumpa pers di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Senin (12/9/2005).Menurutnya, keputusan menaikkan bunga pinjaman sebesar 3-4 persen, karena bank juga telah menaikkan bunga kredit dengan jumlah yang sama. Akibatnya harga jual kendaraan bermotor juga akan mengalami koreksi 3-4 persen lebih tinggi mulai September ini.Ida mengatakan, kenaikan bunga tersebut tidak akan banyak berpengaruh terhadap pemintaan kredit dari FIF. "Sampai sekarang pertumbuhan bisnis FIF masih cukup baik, sampai Juni 2005 total pembiayaan mencapai Rp 5,2 triliun atau meningkat 52,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Ida.FIF juga belum akan merevisi target pembiayaan terkait dengan naiknya harga BBM dan tingkat suku bunga. Sampai akhir tahun Ida optimistis perusahaan bisa mencapai target pembiayaan sebanyak 750 ribu unit kendaraan bermotor. "Belum akan direvisi, karena sampai Juni 2005 sudah mencapai 471 ribu unit motor," katanya.Lunasi ObligasiDalam kesempatan itu Ida juga mengatakan bahwa perseroan telah melunasi utang obligasi senilai Rp 775 miliar dari total keseluruhan sebesar Rp 3,050 triliun. Obligasi yang dilunasi antara lain seluruh obligasi seri satu tahun 2002 dan obligasi seri II A, B dan D tahun 2003 serta obligasi seri tiga A tahun 2004.Sedangkan pada 20 September 2005, FIF juga akan melunasi obligasi seri IV A tahun 2004 senilai Rp 200 miliar. Ida juga mengatakan, perusahaan berencana kembali menerbitkan obligasi dalam satu dua tahun mendatang. Sepanjang semester satu 2005, FIF mencatat pendapatan Rp 1,517 triliun dan laba bersih Rp 243 miliar atau meningkat 88,2 persen dibandingkan semester satu 2004.
(ir/)











































